Kamis, 06 Desember 2012

RAHASIA KARTU KREDIT

28 komentar


Dari hasil investigasi pengalaman di perbankkan dan pencarian informasi yang saya lakukan selama ini, maka didapat kesimpulan bahwa :

1. Hutang kartu kredit dan KTA bersifat tidak mengikat para pemegangnya dan tidak ada Undang-undangnya, tidak diwariskan, tidak dapat dipindahtangankan (artinya tidak bisa ditagihkan kepada orang lain) ,tidak boleh menyita barang apapun dari anda,surat hutang tidak boleh diserahkan kepada pihak lain atau diperjualbelikan, dsb.

2. Ada klausul yang disembunyikan oleh pihak penerbit kartu kredit bahwa jika pemegang kartu kredit sudah tidak mampu membayar maka hutang akan ditanggung penuh oleh pihak asuransi kartu kredit visa master. bahkan untuk beberapa bank asing tanggungan penuh asuransi itu mencapai limit 500 juta.

3. Adalah oknum bank bagian kartu kredit yang menyerahkan atau bahkan melelang tagihan hutang kartu kredit macet itu ke pihak ketiga atau debt collector untuk ditagihkan kepada pemegang kartu kredit yang macet. dari informasi yang didapat dari para mantan orang kartu kredit bank swasta dan asing, maka sebenarnya uang itu tidaklah disetorkan ke bank karena memang hutang itu sudah dianggap lunas oleh asuransi tadi. Jadi uang yang ditarik dari klien pemegang kartu kredit yang macet itu dibagi dua oleh para oknum bank dan debt collector. Jadi selama ini rakyat dihisap oleh praktek bisnis ilegal seperti ini yang memanfaatkan ketidaktahuan nasabah dan penyembunyian klausul penggantian asuransi hutang kartu kredit.

4. Surat kwitansi cicilan hutang dari klien ke pihak debt col pun banyak yang bodong alias buatan sndiri dan bahkan surat lunas pun dibuat sendiri dengan mengatasnamakan bank.

5. Bahkan dijakarta dan cimahi, saya menemukan kasus dimana ada 1 orang (cimahi) telah melunasi hutangnya 5 tahun lalu sebesar 10 juta kepada pihak kartu kredit BNI 46. Namun bulan agustus 2009, dia didatangi oleh debt coll dan memaksa meminta surat lunas dari bank tersebut. Kemudian bulan september 2009, dia didatangi lagi oleh pihak debt col yang membawa surat tagihan sebesar 10 juta! Dua kali lipatnya. Akhrnya dia terpaksa membayar karena mengalami kekerasan dan tindak pidana serta ketakutan. Dari info yang saya dpt, kemungkinan ada permainan antara orang IT bank penerbit kartu kredit dan pihak debt coll untuk memanfaatkan kebodohan masyarakat. Kasus kedua dialami oleh teman saya sendiri dijakarta. Pada tahun 2005 dia sudah melunasi hutang sebesar 3 juta ke kartu kredit mandiri di tahun 2007. Lalu dia tidak memperpanjang kartunya lagi alias berhenti menggunakan kartu tersebut. Sehingga otomtatis dia tidak menerima kartu perpanjangan dan surat tagihan lagi. Namun tahun 2009 dia menerima tagihan lagi dan didatangi oleh debt collector mandiri dengan tagihan sebesar 6 juta! Dua kali lipat. Padahal tahun 2007 sudah dilunasi. Aneh memang. Apakah trend semacam ini sudah menjadi cara yang biasa dipakai oleh oknum bank kartu kredit dengan para debt collector di Indonesia? Membuat rakyat jadi miskin, padahal hutang kartu kredit sudah ditanggung penuh oleh asuransi visa master.

6. Dari informasi yang saya dapat dari mantan orang kartu kredit standard chartered bank , bahwa perusahaan2 debt collector itu tidak ada yang memiliki izin/legalitas sama sekali. Alamat kantor dan nmr telponnya pun tidak pernah jelas, apalagi struktur organisasinya. Karena dinegara manapun didunia, tidak boleh ada perusahaan yang diberi ijin untuk menagih hutang. Jadi jika kita atau polisi mau mendatangi perusahaan2 debt coll ini berdasarkan info dari masyarakat, maka tentu orang-orang debt col itu akan lari dan akan pindah alamat dan kantornya.

7. Dari sudut pandang hukum , kartu kredit adalah lemah karena tidak ada undang-undangnya dimanapun karena sifatnya yang konsumtif dan bunga tinggi serta banyak klausul-klausul yang disembunyikan dari para pemegangnya yang justru bisa melindungi para kliennya. namun tidak dikatakan secara jujur jadi klien banyak dibodohi.

8. Kesalahan berikutnya dari pihak bank adalah dalam cara memasarkannya, dimana sebenarnya yang boleh memiliki kartu kredit bukan sembarang orang namun orang yang sudah mapan. Namun dalam sepuluh tahun terakhir justru sebaliknya, banyak kartu kredit ditawarkan dengan mudah dengan persetujuan yang mudah. Akhirnya orang yang belum mampu, dapat memiliki kartu kredit yang akan berakibat pada banyaknya hutang macet pada kartu kredit. Dan ditambah lagi, jika seseorang telah memiliki 1 kartu kredit maka dia akan mudah memiliki kartu kredit dari bank lain dengan limit yang lebih tinggi dan banyak. Sehingga jika seseorang punya 1 kartu, maka dia akan ditawari dari bank lainnya. Padahal semestinya kartu kredit menganut azas kemampuan diri nasabah ketika menawarkan. artinya jika nasabah sudah memiliki 1 kartu kredit maka secara akuntansi dia tidak boleh menambah kartu lainnya karena pasti akan tidak mampu. Ditingkat sales kartu kredit pun terjadi jual beli database pemegang kartu kredit dalam jumlah banyak, sehingga orang yang sudah punya kartu kredit akan ditawari kartu kredit dari bank lain lagi dengan limit yang lebih besar dan dengan tingkat approval yang tinggi dari bagian verifikasi bank. Sehingga dari sinipun terlihat bahwa pihak bank memberikan kontribusi besar diawal terhadap terjadinya kredit macet.

9. dari semua ini, maka dapat disimpulkan bahwa yang membuat macet hutang kartu kredit adalah pihak bank sendiri. Dan kenyataan yang didapat dilapangan, kasus premanisme yang dilakukan oleh para debt coll terhadap klien2 kartu kredit yang macet sudah tidak manusiawi lagi. Disini rakyat tambah menjadi miskin, dan menderita. serta ketakutan. Dan banyak pelanggaran hukum yang berada pada sisi debt col bila kita mau mencermati, mulai dari soal ijin perusahaan, legalitas, alamat perusahaan, nmr telpon, dan sebagainya. Dan debt col ini sebenarnya menagih hutang yang sudah dilunasi oleh asuransi visa master. Jadi uang yang didapat dari masyarakat dipakai sendiri oleh oknum bank dan debt col dengan mengatasnamakan pihak bank. Perlu diketahui bahwa hutang kartu kredit dan KTA /kredit tanpa agunan memiliki sifat berbeda dengan hutang-hutang lainnya. Pertama karena sifatnya tanpa jaminan maka tidak ada ikatan pada nasabah untuk melunasi jika tidak mampu membayar bahkan ada didalam klausulnya. Kedua, hutang kartu kredit tidak diwariskan , alias tidak dapat ditagihkan kepada anggota keluarga yang lain. Yang justru dalam kenyataan, para debt col memintanya pada anggota keluarga yang lain. Ketiga, saya berharap bahwa POLRI akan menindak tegas premanisme semacam ini secara proaktif dan bukan berdasarkan laporan/delik aduan saja. karena bila kita lihat , sudah sejak dulu masyarakat diperlakukan seperti ini dan kita bisa bayangkan sudah berapa biliun uang rakyat diambil oleh debt col yang notabene adalah premanisme dan oknum bank., sehingga rakyatlah yang memperkaya debt col dan oknum bank itu. Mungkin ada beberapa kekurangan dari hasil investigasi saya ini, namun inilah semua yang saya dapatkan dari investigasi dilapangan selama 1 tahun. SEmoga bermanfaat buat POLRI dan dapat melindungi rakyat yang sudah susah hidupnya sehingga tidak diperas dan ditindas oleh para debt col dan oknum bank. Padahal uang itu tidak disetor ke bank , melainkan kepada oknum bank yang bisa mengeluarkan kwitansi resmi dari bank. dan surat lunas dari bank. Bahkan ada yang mengeluarkan kwitansi bodong alias palsu serta surat lunas buatan sendiri yang seolah2 dikeluarkan oleh bank. Sekian dan terima kasih. Dan semoga tidak ada pejabat yang membekingi para debt collector kartu kredit dan KTA. Demi menumpas penghisapan terhadap rakyat yang sudah tidak mampu.
(Menurut informasi dari seorang teman yang telah meneliti juga masalah debt collector dan pelanggaran undang-undang perbankan oleh bank-bank di Indonesia dan BI itu sendiri, jumlah perputaran uang kartu kredit adalah sebesar Rp. 162 triliun, dan yang macet tahun ini adalah 8% nya atau sekitar 15 triliun rupiah, yang ditagihkan melalui debt collector namun tidak disetorkan kepada bank namun ke kantung2 pribadi pejabat bank dan pejabat2 lain serta para debt collector itu sendiri. Bayangkan mereka ambil uang rakyat segitu banyak tuk mereka nikmatin dan sebenarnya mereka tidak berhak menerima uang itu) Kasus century belum ada apa2nya, makanya banyak pejabat yang jadi pembeking debt collector kartu kredit Pecat saja tuh pejabat. Sudah bukan zamannya cari uang dengan memeras rakyat dan membodohi rakyat . Kapan rakyat bisa makmur kalo begini, orang diperas terus…kayak zaman penjajahan aja…

28 komentar:

maverick lesmana mengatakan...

utk menguatkan argumennya tolong juga disertakan segala bentuk2 bukti dan hukum atau surat2 tertulis spt klausel2 yg disembunyikan

informasi ini sangat bermanfaat sehingga masyarakat dapat memperoleh manfaatnya dan pengetahuan yg benar..nah utk itu diperlukan penguat argumen bila terjadi tindakan2 dluar jalur spt argumen diatas

maverick_endir81@hotmail.com

Muhammad Septiandi mengatakan...

saya setuju dengan argumen penulis artikel di blog ini, juga setuju dengan komentar dari bang maverick alangkah baiknya argumen yang dituliskan atau dicurahkan itu didasari bukti untuk menguatkan argumen itu sendiri, supaya lebih meyakinkan pembaca.
lalu komen saya terhadap rahasia kartu kredit :
pelayanan jasa kredit di negeri ini memang beda jauh buruk kalo dibandingin dengan negara2 lain, dan kalo perlu dicantumin juga rahasianya dari kartu kredit ini dilihat dari presfektif historinya.

thanks.
regard.

emofanz mengatakan...

Thread ini menghakimi bank penerbit kartu kredit sebagai pihak yang menipu nasabah, tp pernahkah TS mengetahui bagaimana penipuan2 yang dilakukan oleh nasabah terhadap bank agar lari dari tanggung jawab membayar tagihan mulai dari menggunakan KTP palsu, serta dokumen2 pengajuan lainnya yg aspal, perlu digarisbawahi bahwa kartukredit BUKAN ALAT BERHUTANG namun sebagai alat pembayaran transaksi pengganti uang tunai, jadi kalo agan ga mau berurusan dengan debt collector ya jangan nunggak, bank menagih ke nasabah karena memang sudah seharusnya, koq enak abis belanja2 gesek kartu kredit trus pemegang kartu kredit ga mau bayar, sapa yg salah??
Sebaiknya anda belajar dulu apa sih kartu kredit itu dan gimana ketentuan kartu kredit yang telah ditetapkan Bank Indonesia, bisa didonlot di website BI, jika yang melakukan penipuan itu oknum, maka jgn mengeneralisasi bahwa itu adalah bank secara badan hukum yg melakukan, saya pikir di setiap instansi pasti ada oknum yg melakukan tipu2 bukan hanya bank. Saya hanya tertawa membaca thread anda yang sok tau, tagihan kartu kredit itu kewajiban yang harus dibayar lho gan, jd jgn salahkan bank jika menagih, anda ini lucu.. mau ngutang tp ga mau bayar

maverick lesmana mengatakan...

@emofanz: disini yg sedang dibahas mengenai dokumen2 yg disembunyikan dr nasabah dan masyarakat dr sudut pandang pengguna kartu kredit bukan sedang membahas sudut pandang penerbit kartu kreditnya, salah kamar.

klo mo pembahasannya pro ke penerbit kartu kredit cari roomnya.

lagipula yg dijabarkan diatas juga gk disebutkan sebagai cara menghindari pembayaran kartu kreditnya.

coba aja itung2 ente minjem duit 500 lalu dgn bunga pertama jd 550-600 masih masuk akal utk di tagihkan dan dilunasi tp kalo jadi nilainya berlipat2 500 ke 1000 ke 2000 itulah yg jadi masalah

biasanya yg di asuransikan oleh visa master adalah bunga yg berbunga yg menjadikan nilainya berlipat2 spt 1000 dan 2000 itu tp jumlah hutang dasarnya yg akan tetap harus dibayarkan oleh nasabah

Anonim mengatakan...

Artikel yg bagus, minimal membuka wawasan dan cara pandang dari sudut lain ttg Kartu Kredit.
Kalau ada orang Bank or BI or DPR or YLKI yg baca bagus lah, agar konsumen dilindungi secara hukum. Pengaturan dan tindakan sanksi yg jelas oleh BI kepada penerbit CC.
Sbg pemikiran, beberapa hutang BLBI saja bisa diputihkan, apalagi komsumer KK, bagaimana gak kacau perekonomian kita. (baca point 8)
Orang gak mampu berhutang (accountability) ditawarkan berhutang, kan kacau.

Kalau bicara salah, ya kedua pihak bisa salah, baik pemakai KK dan penerbit KK. Makanya ada negara, lembaga yg mengatur biar semua bisa & dpt dikontrol dgn baik shg tidak menimbulkan masalah (hutang) dikumdian hari.

Rgds

Irdinata Wijayanto mengatakan...

Benar-benar gak jelaa ini postingan, sumber dari mana? Ngomong hukum ya kasi bukti dong

Kalau ga mau kena bunga pinjaman, denda atau biaya2 pinjaman.. ya jangan utang. Untuk hitang itu juga Ada ilmunya gan, nggak asal hutang teus argumen demi ga bayar utang.

Kalau mau tutup cc ya datang ke bank, lunasi tagihan, gunting kartu, isi form, minta bukti. Itu prosedur, jangan mau bunga simpanan tapi giliran. Bayar bunga pinjeman ga mau

emofanz mengatakan...

@maverick lesmana: anda jg tidak paham kartu kredit, ya kalo anda utang 500 trus anda ga bayar2 ya bunganya terus berjalan pak, namanya jg bunga berbunga ya jgn salahkan bank karena pemegang kartu telah menandatangani aplikasi dmn terdapat perjanjian2 yg artinya telah disetujui kedua belah pihak, ya kalo ga mau utang anda yg 500 td berlipat2 ya bayar sebelum jatuh tempo, saya jamin anda hanya bayar 500 aja. Intinya gini anda harus siap dgn kartu kredit, jgn hanya pake trus ditagih trus ga mau bayar. Yang membuat thread ini itu org awam, hanya tau dari luar saja, dia kan marketing kartu, jd ga tau gimana proses penerbitan kartu, makanya jgn asal bunyi hrs ada bukti lah,,

emofanz mengatakan...

Mengenai dokumen2 yg disembunyikan, maksudnya dokumen apa? Dokumen KTP dll yg anda ajukan saat pengajuan CC itu telah disebutkan dlm aplikasi pengajuan bahwa dokumen2 adalah telah menjadi milik bank dan tidak akan dikembalikan ke aplikan, makanya baca syarat dan ketentuan di aplikasi sebelum ttd,, saya itu ngakak baca thread ini karena sudah jelas semua mengenai ketentuan di aplikasi pengajuan,, dokumen surat lunas? Jika anda lunasin semuatagihan, anda pasti akan mendapat Surat Lunas resmi yg di ttd pemimpin Unit Collection yang secara sah di stempel dan langsung diberikan anda atau via pos tergantung permintaan, jd ga ada yg disembunyikan, kalopun ada itu adalah oknum, jgn men-generalisasikan bank secara besaran. Menhenai debt colector, selama anda bisa diajak kerja sama untuk melunasitagihan dan tidak kabur, anda saya jamin tidak akan didatangi debt coll, krn org collection hanya menagih via telp, kalo hp anda nomernya diganti ya terpaksa bank akan mengirim debt coll

emofanz mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
ary subagya mengatakan...

Setuju dah. Saya rasa posting tersebut diatas baru wacana, saya harap ada data berupa fakta yg terlampir, supaya yg anda posting tidak menimbulkan keresahan.

Anonim mengatakan...

??

Anonim mengatakan...

Kesempatan dalam kesempitan.
Mohon dilampirkan perihal klausul hutang nasabah yg dicover asuransi visa master

Anonim mengatakan...

Dan dari semua poin yang ada, bisa ditarik kesimpulan bahwa kecarut marutan dari semua permainan ekonomi adalah ASURANSI. Ga usah dilampirkan klausal terms & conditions Bank yg macam2, dari logika aja seharusnya sudah bisa di tangkap. Asuransi & para economic engineer ini lah yg bikin peradaban ini jadi mendewakan uang.

Anonim mengatakan...

Terima kasih, sekarang kami tau LINTAH DARAT Nya ckckckckck !

emofanz mengatakan...

Kalo ga ada bank ya ekonomi ga jalan gan,, jgn naif bahwa kita butuh bank utk kredit rumah, mobil, usaha dll

Anonim mengatakan...

Sy ga butuh bank utk kredit tuh smp skrg gan Emofanz!! sy bisa beli semua dg cash! bunga itu riba. Hrsnya pd tau itu semua.. apalagi bunga berbunga,, LOLz

emofanz mengatakan...

Anda itu bodoh atau gak pintar? Anda pikir jalan tol segitu panjang proyeknya pake duit cash? Perusahaan sekelas sinarmas grup itu jg kredit di bank bung, jd jangan dipikir kredit itu hanya sekedar kredit panci keliling, kredit itu bukan hanyavel konsumer, tp jg ada kredit korporasi yg membuat ekonomi negara ini berjalan,,

dedi jackson mengatakan...

emang betul juga tuh, setiap tagihan kartu kredit yang dibayar seseorang sdh termasuk biaya asuransi yang tidk diketahui oleh nasabah. jd sebetulnya klo tagihan KK itu macet sudah di otomatis si penerbit KK akan di cover oleh asuransi. sebetulnya uang yang sudah ditagih oleh debt kolektor tidak akan masuk ke bank tp hanya berputar di (saya sebut oknum) pegawainya dan pihak debt collector sendiri. maaf ini pengalaman pribadi saya sebagai seorang debt collector yang sering dimintai tolong oleh (oknum) pegawai penerbit KK. jd saya tegaskan bahwa debt collector itu bukan disewa/dikontrak oleh pihak bank/penerbit KK tapi oleh segelintir oknum. saya berani tulis ini karena saya pernah di jebak oleh oknum slh satu penerbit KK. jd jgn selalu salah debt collector juga bila mau usut juga oknum pegawai di dalem bank/penerbit kk itu sendiri itu baru fair....

Anonim mengatakan...

Yang sering bikin kaget kalo pernah telat membayar sekali tiba2 bulan depan tagihan muncul dengan angka2 yang fantastis yang perhitungannya hanya mereka yang tahu. Yg nasabah tau membayar saja. Tagihan cuma 15 ribu karena telat didenda 75 ribu. Gilaaaaa...!Benar2 lebih ganas dari lintah.....

Anonim mengatakan...

Terlambat Bayar Kartu Kredit, Kena Denda Maksimal Rp 150.000

finance.detik.com/read/2012/06/19/110206/1944795/5/terlambat-bayar-kartu-kredit-kena-denda-maksimal-rp-150000

Anonim mengatakan...

Alhamdulillah...aku pernah kerja di Bank 1,5 tahun dan GAK PERNAH MAU punya kartu kredit. Kartu kredit adalah perwujudan nyata dari lintah yang paling ganas di dunia...

Sonny Prakoso mengatakan...

kayaknya emofanz debt coll nya neh ... wekekekek

Anonim mengatakan...

Ada juga debt col yg sering nongkrong di harmoni bawa buku hitam,matanyaaa melototin plat nomor,giliran ketemu debt coll teriak teriak calling temannya ngejar tuh plat nomor, giliran ketangkep langsung direbut...yg kreditur bengoong..
Pernah juga ada debt collector yg jatuh ngejar motor incerannya.... Hi hi hi..
Juga pernah denger cerita ada debt collector nagih di kampung orang digebukin dan mau mati... (masuk tv)..
Ada juga debt collectir KK mau dibayar pake kulkas dan ga nagih nagih lagi..

Anonim mengatakan...

Untuk artikel ini saya mau sharing bahwa saat inisaya sedang diteror oleh seorang atau dua orang (tidak terlalu jelas krn smua hanya lewat telp) yg mengatasnamakan dirinya dari debt collector (DC). Awalnya org ini menelepon ke no phonedesk saya di ktr dan hp saya mengatakan bahwa saya punya tunggakan KPR dimana saya sendiri saja bingung,karena blm pernah mengajukan KPR. selang beberapa lama mereka menelepon lagi katanya saya punya hutang di bank BNI, yg mana memang sudah 6 tahun lalu lunas. Awalnya saya tidak gubris, ah mungkin ada orang iseng lagi ngerjain saya, tapi semakin lama semakin intens dan ada org lain (nama berbeda) bahwa sayapun punya tunggakan di ANZ. Yang ini jelas sekali modus, karena tidak pernah punya KK ANZ. Terakhir saya angkat telp mereka dan meminta untuk bertemu di rumah saya, tp mereka menolak, mereka ingin saya datang ke alamat yg sudah mereka berikan. Karena merasa sulit membuat saya terpojok, akhirnya mereka membuat teror di kantor saya dengan menelepon ke seluruh extension di kantor saya mengatakan bahwa saya punya tunggakan hutang dan mengirimkan fax tagihan ratusan lembar yg formatnya aneh (tanpa logo bank dan nilai yg fantastis). Cara lain yg mereka lakukan adalah : Setiap resepsionis yg angkat telepon pun dikata2i dengan sangat kasar. Terus terang hal ini cukup merepotkan orang2 di kantor saya, akhirnya saya buat laporan ke polisi dan sedang dalam masa revisi. Saya berharap, setiap org yg mengalami hal seperti saya, tetap tenang dan jangan melakukan ancaman balik kepada mereka. Tapi segera laporkan ke polisi jika sudah merasa diteror.

pak joko mengatakan...

APAKAH ANDA TERMASUK DALAM KATEGORI INI;
1:DILILIT HUTANG
2:SELALU KALAH DALAM BERMAIN TOGEL
3:BUTUH MODAL DALAM BUKA USAHA
4:PENGLARIS USAHA
5:BARANG BERHARGA ANDA SUDAH HABIS
BUAT JUDI TOGEL
ANDA SUDAH KEMANA MANA TAPI TIDAK MENDAPATKAN
SOLUSI YANG TEPAT,JANGAN ANDA RAGU
UNTUK MENGHUBUNGI LANGSUN MBAH SARTO
DI 082=378=607=111 DAN MUDAH MUDAHAN
INI SUDAH BISA MENJADI SOLUSI YANG SANGAT TEPAT
KARNA RAMALAN MBAH SARTO
MEMAN MEMILIKI RAMALAN
“GHOIB” YANG DIJAMIN
100% TEMBUS,ADAPUN RAMALAN INI DIDAPAT
MELALUI “RITUAL KHUSUS”
DAN RAMALAN INI TELAH
TERBUKTI SELAMA 3 TAHUN
TIDAK PERNAH GAGAL DAN
SELALU TEMBUS,UNTUK MENDAPATKAN RAMALAN
TEMBUS MBAH SARTO,ANDA HARUS
MENGIRIM PULSA DULU SEBANYAK 100 RIBU
UNTUK MENJADI MEMBER DAN ANDA AKAN
DIBANTU DALAM 4X PUTARAN.
JANGAN ANDA
RAGU SOAL MASALAH
ANKA YANG AKAN
DIBERIKAN SAMA MBAH SARTO KARNA ANKA
YANG ANDA DAPATKAN
ADALAH ANKA RITUAL YANG
DIJAMIN 100% TEMBUS DAN
SUDAH BANYAK ORANG
YANG DIBANTUH SAMA MBAH
SARTO..DAN ALHAMDULILLAH
MEREKA SEMUA SUDAH
BERHASI… BETAPA
INDAHNYA BILA SALING
BERBAGI,BETAPA BAHAGIA
BILA MENJADI YG TERBAIK,BETAPA GEMBIRA BILA KITA
JP BARENG HANYA SALING
BERBAGI BISA MENCAPAI
KEBERHASILAN,DAN SILAHKAN
MENUJU HARI YG SUDAH
TERSEDIA,,JIKA ANDA INGIN MENCAPAI KEBERHASILAN
SEPERTI SAYA SILAHKAN HUBUNGI
MBAH SARTO DI 082=378=607=111

Anonim mengatakan...

Pd ribut2 kayak taik kucing semua
Ngapain pusing2..yg mau nipu bank ya nipu aja
Begitu pun sebalik nya..

Baldy Patikraja mengatakan...

silakan dibaca => http://ekonomi.kompasiana.com/moneter/2012/12/04/jangan-bayar-kartu-kredit-jika-tidak-mampu-membantu-nasabah-menyelesaikan-masalahnya-21-513398.html

Anonim mengatakan...

Kartu Kredit bank BNx... bullshit. Saldon tagihannya gak pernah nol walau loe udah bayar sesuai tagihan. ada aja jalannya untuk ngali ngaliin angka sehingga tagihan jalan terus. Semakin sering nunda/nunggak semakin besar tagihan Anda. Gak percaya coba aja sendiri...gw barusan tutup kartu BNx gw kemarin.